Sabtu, 13 Februari 2010

rintik hujan di kala senja

terpaku menatap deraimu yang tak berkesudahan...
melayang anganku mencoba menembus kabut putih yang menyelimutimu
mencari setitik celah yang mungkin masih kau sisakan untukku pandang
mencari ruang kosong untukku berteduh dibawah deraimu...

rintikmu seakan menari-nari...
menertawakan ketololanku yang mengharap ruang kosong,
mencari setitik celah yang mungkin tersisa
rintikmu makin menjadi, deraimu makin menghujam...

berdiri ku termangu dibawah pohon ini...
mencoba mencari ruang kosong, mencari setitik celah yang mungkin tersisa
namun, tetap basah oleh deraimu...
rupanya ruang kosong, setitik celah itu tak ada

ruang kosong dan setitik celah itu rupanya tak ada...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar